Bahar Pengungsi Afganistan Yang Punya Toko HP Dan Hamili Cewek Pekanbaru Masih Keliaran

Emigran Afganistan: Bahar lagi perbaiki HP pelanggan

riauapdate.com—Pekanbaru. Pedagang Plaza Senapelan Pekanbaru resah. Karena Pengungsi Afganistan di Pekanbaru yang bernama Bahar sudah buat ulah lagi.

baca juga:

Bahar, Pengungsi Afganistan Jual-Beli HP Belum Juga Ditindak

Media riaupdate.com terus menyorot Bahar karena kekayaan (ada di Facebook bahar dengan uang ratusan juta) dan kelihaian walaupun sudah ditangkap oleh pihak Rudenim Pekanbaru.

Safrizal Nasution

Karena Bahar ini mempunyai keahlian perbaiki handphone setelah belajar dari tempat kursus HP.

Sekarang Bahar ini mempunyai toko HP di Plaza Senapelan Pekanbaru. Tapi terus berdalih cuma kerja di tempat Toko HP Smart Solution.

“Ya Pak, Bahar cuma kerja perbaki HP dan tidak punya toko ini”, Kata Rois Pemilik Toko Smart Solution sambil pasang badan pada Bahar ketika peninjauan dilapangan.

Dari penelusuran media, Bahar lagi asyik perbaiki HP pelanggan.

“Saya kan kemaren beli motor, lalu kecelakaan. Dan motor ku hilang. Karena menghilang motor ku aku makan obat, untuk itulah aku kerja disini “, kata Bahar terbata-bata karena sudah lancar bahasa Indonesia nya. Nampak sekali model orang sakit gila (maaf) ketika Redaksi pergoti lagi perbaiki HP pelanggan.

“Tentang kasus Bahar ini, harus nya pihak Rudenim Pekanbaru bertanggungjawab jangan buang badan. Karena setahu saya pengungsi itu tidak boleh bekerja. Tidak boleh menerima upah. Apalagi sekarang telah Hamili istrinya yang dulu pacar nya 5 bulan. Ini kan. Merusak tatanan adat tanah Melayu di Riau ini. Saya akan buat surat pada Kepala Menkumham Riau untuk audensi agar orang ini dideportasi dari Indonesia. Identitas tidak ada, sekarang ngawinin gadis Melayu pula dan hamil. Maksudnya apa. Mau jadi warga Indonesia? Tandas Safrizal Nasution tegas santai di Posko Panitia Musyawarah AMPI.

“Saya sebagai Wakil Ketua KNPI Riau sangat berang soal ini. Jangan rusak Anak Melayu oleh Pengungsi Afganistan ini. Kalau perlu tidak boleh lagi pengungsi ada di Pekanbaru ini, kalau cuma merusak nilai-nilai dan adat Melayu di Riau”, Tegas Safrizal Nasution yang lagi sibuk persiapan acara Musyawarah AMPI Riau ramah.

Ketika Redaksi Riaupdate.com meninjau pengelola Plaza Senapelan yaitu PT Sinar Mas Rendra Nusa tidak mendapat jawaban yang memuaskan.

“Kami tidak bisa menjawab pertanyaan bapak, karena pimpinan kami okian lagi sakit”, tegas pegawai Sinar Mas Desridarini yang pakai jilbab sambil minta nomor HP Redaksi.

Ditempat lain Redaksi wawancara pada PJ Sekdako Pekanbaru Indra Pomi Nasution tentang imigran Bahar dan tanggung jawab pengungsi ada pada Pemko Pekanbaru.

” Soal Imigran nanti kita bahas dan kita dalami. Dan kita tanya pada Kesbangpol soal ini”, kata Indra Pomi sambil berlalu di Kantor Walikota Lama jalan Cut Nyak Dien Sudirman.

2 thoughts on “Bahar Pengungsi Afganistan Yang Punya Toko HP Dan Hamili Cewek Pekanbaru Masih Keliaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

ArabicEnglishIndonesian