Fakta Sidang PTUN: Tanah Anita Yang Tunda Bayar Di Pemko Pekanbaru Ternyata Digugat Orang Yang Tidak Punya Surat, Siapa Bermain?

Foto Sidang Lapangan PTUN Pekanbaru di Waduk Perkantoran Pemko Pekanbaru Tenayan Raya yang dipimpin oleh Hakim Ketua Debora DR Parapat

riauapdate.com—Ada sesuatu yang menarik di Sidang Lapangan PTUN Kota Pekanbaru yang langsung ditempat perkara di waduk Perkantoran Pemko Pekanbaru Tenayan Raya Hari Jumat 20/01/2023 masalah tuntutan Sakdiah melalui pengacara nya Bintang Sianipar SH tentang SKGR yang dimiliki oleh Anita.

baca juga:

Di Sidang Lapangan, Penggugat Tunda Bayar Tanah Milik Anita, Ternyata Menunjuk Peta Bidang Milik Erna

“udah tak punya surat tapi ngotot di lapangan. Yang punya tanah tak hadir (Sakdiah red) pula. Siapa yang di belakang sakdiah dan siapa yang menyuruh nya. Saya akan bongkar kerja sama pejabat pertanahan ini. Saya kira ini sudah ada mafia nya”, ujar Anita melalui via telpon dengan Redaksi.

“Tanahku di patok-patok padahal tak punya surat dan tak bisa menunjukkan tanah sebenarnya dan tak ada surat. Ini sudah melanggar pasal 551 KUHP tentang penyeroboton lahan dan masuk tanpa izin”, tegas Anita lagi.

Ketika ditanya tentang pengusiran Anita waktu Sidang Lapangan pada tanggal 20/01/2023 hari Jum’at itu.

“Cuma salah paham saja, dan itu tidak penting. Yang jelas pihak penggugat malah menunjuk tanah milik Muhammad Fajar Baskoro (Anak Kandung dari Masni Ernawati Ketua Fraksi DPRD Pekanbaru). Ini buat aku geli saja, kenapa kami yang digugat oleh Sakdiah”, jawab Anita datar lewat via telepon genggam nya. Nah.

“Saya duga ini ada yang bermain. Dugaanku pejabat pertanahan sudah bermain disini. Harusnya Kepala Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru bayar saja tunda bayar atas tanah kami”, tegas Anita lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

ArabicEnglishIndonesian