Terkuak, Di Tanggal 8 Juli Ada 3 Sejarah Yang Bagi Rakyat Indonesia

Pemilu 8 Juli 2009

Riaupdate.com– Ternyata ada 3 sejarah bagi Republik Indonesia di tanggal 8 Juni.

Karena besok tanggal 8 Juli 2022, maka Kami merangkumnya dari KotenPendia.com dan berbagai sumber kejadian atau peristiwa bersejarah di Indonesia. Setidaknya ada tiga peristiwa penting di Indonesia, yang sering dilupakan. 

1. Peluncuran Setelit Pertama Indonesia

Tanggal 8 Juli tepatnya pada tahun 1976 menjadi hari bersejarah bagi dunia telekomunikasi di Indonesia.

Dihari itu, Satelit Palapa A1 yang merupakan satelit pertama yang dimiliki Indonesia yang diluncurkan dengan menggunakan roket Delta 2914 dan mulai mengorbit sehari berikutnya.

Dikutip dari Wikipedia, Palapa A1 diluncurkan dari Pad LC-17A tanjung Canaveral, Amerika Serikat, pada tanggal 8 Juli 1976 dengan roket Delta 2914 dan menempati orbit GEO 83BT.

Setelah memasuki masa operasional, 6 dari 12 transponder Palapa A1 digunakan untuk aplikasi telepon, sedangkan 1 lainnya digunakan oleh televisi nasional dan 5 sisanya digunakan sebagai cadangan. Satelit ini berhenti beroperasi pada bulan Juni 1985.

Kesuksesan peluncursan satelit Palapa A1 menempatkan Indonesia menjadi negara ketiga di dunia yang mengoperasikan Sistem Komunikasi Satelit Domestik dengan menggunakan Satelit GSO.
2. Penghapusan SKBRI

SKBRI tidak perlu lagi bagi warga keturunan Cina ditanggal 8 Juli 1996

SKBRI adalah Surat Keterangan Berkebangsaaan Republik Indonesia. Surat ini berlaku, untuk seluruh warga keturunan yang tinggal di Indonesia.

Dikutip dari Wikipedia, pada tanggal 8 Juli 1996, Presiden Soeharto mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 56 Tahun 1996 tentang Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia.

Di pasal 4 butir 2 berbunyi, “Bagi warga negara Republik Indonesia yang telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), atau Kartu Keluarga (KK), atau Akta Kelahiran, pemenuhan kebutuhan persyaratan untuk kepentingan tertentu tersebut cukup menggunakan Kartu Tanda Penduduk, atau Kartu Keluarga (KK), atau Akta Kelahiran tersebut.”

Sedangkan pasal 5 berbunyi, “Dengan berlakunya Keputusan Presiden ini, maka segala peraturan perundang-undangan yang untuk kepentingan tertentu mempersyaratkan SBKRI, dinyatakan tidak berlaku lagi.”

Perlu diketahui pada masa orde lama, semua warga keturunan wajib memiliki SKBRI.

Kepemilikan SBKRI adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi seseorang untuk mengurus berbagai keperluan, seperti kartu tanda penduduk (KTP), memasuki dunia pendidikan, permohonan paspor, pendaftaran Pemilihan Umum, sampai menikah dan meninggal dunia dan lain-lain.

3. Pemilu 2009

Tanggal 8 Juli tahun 2009 adalah pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia perioder 2009-2014.

Pada pemilu tersebut Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) – Boediono berhasil menjadi pemenang dalam satu putaran langsung dengan memperoleh suara 60,80%, mengalahkan pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan Muhammad Jusuf Kalla-Wiranto.








Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.