TERKUAK, Pendaftaran Grab (tidak) Gratis

riaupdate,com–Pekanbaru. SEJARAH hadirnya Grab di Pekanbaru pada bulan Juli 2017 yang berkantor di Red Planet Hotel, sekarang berkantor di Sudirman Point. Grab didirikan pada tahun 2012 di negara singa putih atau lebih dikenal Singapura dan kini populer di Indonesia karena pelayanannya yang cepat, murah dan aman serta gratis pendaftarannya.

Karena setelah lama tidak bukanya pendaftaran Grab di Pekanbaru, sekarang mulai buka kembali dimasa pandemi covid 19, maka tentu akan berjubel yang akan mendaftar. Tetapi sudah diatasi dengan memakai sistem kuata. “Jadi kami buka kembali pendaftaran Grab. Tentu tetap sesuai prokes. Jadi pendaftaran bisa melalui referal atau tidak. Jadi pendaftaran secara offline”, kata Abau salah satu pimpinan grab yang ditemui redaksi riaupdate.com di kantornya.

Tentang adanya pembayaran dalam pendaftaran Grab, dibantah oleh Abau. “Kan bisa Om (redaksi) lihat sendiri (tidak ada pungutan)”, tegas Abau serius. “Sudah capek saya dengeran diluar sana”, tambahnya.

Sebenarnya informasi ini sudah A1 didapat oleh redaksi. Dari pengakuan korban yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa mereka diminta uang 400 ribu sampai 1 juta lebih untuk buat satu akun. “Ini bukti akun saya sudah jadi karena orang dalam minta 400 ribu”, jelas Bapak Ojol ini. “Sebenarnya saya sudah ada aplikasi gojek, tapi kan ini waspada saja, karena online ini tidak jelas. Bisa-bisa kita diputus mitra, jadi ini cuma pegangan saja”, tandasnya Pak Ojol yang minta namanya dirahasiakan.

Ketika redaksi duduk di komunitas ojol di Simpang Tiga, juga mendapat informasi pendaftaran Grab. “Pendaftaran Grab yang berbayar ini namanya jalur VIP Bang”, terangnya.

Sungguh tragis jika ini memang benar adanya. Karena pendaftaran yang harusnya gratis dan terpampang jelas di kantor Grab, dimanfaatkan oleh oknum Grab Pekanbaru sendiri. Keadaan sudah sulit, malah disusahkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

ArabicEnglishIndonesian